Menguatkan serikat di tempat kerja: Penambahan anggota

Hari ini bertempat di Bogor DPP SPEE-FSPMI melakukan pembentukan PUK PT Haleyora Powerindo (HPI) Bogor. Sebanyak 23 orang tercatat menjadi anggota di PUK ini. Merekruit pekerja yang belum berserikat adalah strategi peningkatan kekuatan serikat (menaikan densitas keanggotaan). Semakin banyak anggota, semakin kuat serikat pekerja, semakin kuat dan terlindungi pekerja/buruh di tempat kerjanya.

Kegiatan ini tidak hanya sekedar merekruit tetapi bagaimana juga mendorong dan mengajak mereka untuk menjadi anggota yang terlibat secara aktif dalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh serikat buruh/serikat pekerjanya.

Tentunya tindakan ini akan membangun dan menjadikan serikat buruh/serikat pekerja yang kuat dan kokoh, yang berarti bahwa memungkinkan mereka untuk memiliki posisi tawar yang tinggi dalam memihak kepentingan buruh/pekerja atas pengusaha dan pemerintah di tempat kerjanya.


#Samsol #BanggaBerserikat #BerserikatKuat

Konsolidasi pekerja outsourcing PLN Solo Raya

Rabu, 13 Januari 2021, Bertempat di Tawangmangu, Karanganyar, Pengurus Harian Tetap SPLAS-SERBUK melakukan konsolidasi awal tahun. Pertemuan ini dilakukan untuk membahas rencana kegiatan untuk setahun ke depan, seperti pendidikan, rencana PKB dan perluasaan keanggotaan, pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi untuk mempersiapkan kontrak multiyears di akhir bulan Januari ini.

Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung juga menjadi perhatian para pengurus SPLAS karena anggota-anggota SPLAS yang bekerja di lapangan menghadapi resiko terpapar virus sangat tinggi, oleh karena perlu dilakukan langkah-langkah pencegahan dari paparan virus, seperti mentaati protokol kesehatan setiap kali bekerja.

Setelah pertemuan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pengambilan video untuk keperluan pembuatan film tentang perjuangan SPLAS: dari mulai membangun, menjaga, serta memperluas organisasi. Dan bagaimana orang-orang yang rela mengurangi waktunya bersama keluarga demi menjalankan aktifitas organisasi, rencananya juga akan menjadi bagian dalam film ini.

PP Indonesia bersiap di tahun 2021

Tanggal 4 Januari kemarin PP Indonesia Power mengadakan pertemuan awal tahun yabg diikuti oleh 35 orang yang mewakili 17 unit kerja dari 20 unit kerja yang ada. Pertemun ini diadakan untuk memetakan dan mengambil lesson learn kembali kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan di tahun 2020, diantaranya kegiatan pelatihan2 serikat pekerja, JR UU SDA, dan juga terakhir submit UU Cipta Kerja bersama Gekanas. Selain itu, kegiatan ini juga mengundang Direksi Perusahaan untuk berdiskusi dengan PPIP terkait dengan proyeksi Perusahaan kedepan, tantangan dan hambatan apa yang kemungkinan di hadapi oleh Perusahaan. Karena salah satu tugas Serikat Pekerja sebagai mitra perusahaan adalah memastikan perusahaan tetap tumbuh dan berkembang.Setelah berdiskusi dengan Direksi selama kurang lebih 2 jam, kegiatan dilanjut dengan pemaparan dari Ketum dan Sekjen terkait dengan proyeksi kegiatan PPIP kedepan dan juga membahas tantangan baik internal dan eksternal.

Rapat Pimpinan SP PLN Persero: Strategis 2021

Tanggal 2-3 Desember 2020 bertempat di Hotel Maxone Kramat Jakarta, Dewan Pimpinan Pusat SP PLN Persero melakukan Rapat Pimpinan (RAPIM) untuk membangun kekuatan strategi konsolidasi dan komunikasi demi efektifitas kerja-kerja organisasi. Dipimpin oleh Ketua Umum, Bro M Abrar Ali, RAPIM DPP SP PLN Persero ini berlangsung sesuai dengan yang telah diagendakan, dimana seluruh Departemen telah menyusun kerangka Rencana Kegiatan Organisasi untuk tahun 2021. Harapan kedepannya, rencana kegiatan tersebut dapat diimplementasikan oleh seluruh Departemen baik dengan melakukan kerja sama antar Departemen (internal) maupun dengan pihak eksternal seperti Perseroan, Federasi dan PSI.

Ketua Departemen diminta memaksimalkan peran masing-masing anggota Departemennya guna memperkuat pelayanan dan perlindungan terhadap anggota.

Review dan evaluasi 2020: Tantangan dan strategi aksi 2021

PSI/SASK Energy Project for Indonesia sudah berjalan 2 tahun, biarpun dalam implementasinya menemui beberapa tantangan salah satunya adalah pandemi coronovirus yang menghalangi pelaksanaan kegiatan berkumpul dan bertemu. Tetapi sebagai serikat pekerja, kegiatan tidak boleh berhenti, ada beberapa modifikasi aktifitas yang kita lakukan yaitu salah satunya pertemuan daring atau kegiatan lokal yang dilaksanakan oleh pengurus lokal.

Proyek ini cukup penting dan signifikan bagi serikat pekerja sektor ketenagalistrikan. Karena membantu menguatkan posisi organisasi dengan peningkatan kekuatan pengorganisasian dan kampanye serikat khususnya sektor ketenagalistrikan.

Maka tanggal 12-13 November 2020 bertempat di Hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta para pemimpin dari 5 serikat pekerja yang terlibat dalam proyek ini akan mengadakan “Pertemuan Project Management Committee: Evaluation 2020 and Planning 2021”. Pertemuan untuk melakukan review dan evaluasi kegiatan tahun 2020 dan merencanakan kegiatan kita secara strategis tahun 2021. Komitmen untuk melanjutkan kegiatan ditahun 2021 dengan lebih aktif dan strategis. Melanjutkan kampanye perlawanan UU No 11/2020 tentang Cipta Kerja dengan menata ulang konsep, strategi dan rencana aksi.

Serikat peserta yang tergabung dalam proyek ini akan lebih semangat lagi dalam memperkuat jaringan agar lebih solid dan berpengaruh terutama di sektor ketenagalistrikan.