Sapa Milinieal, SP PLN: Teguhkan Eksistensi, Perjuangan Wujudkan Kesejahteraan

Milenial merupakan generasi yang fenomenal. Satu generasi yang akrab dengan internet. Sebagian besar dari mereka mengandalkan media sosial sebagai tempat untuk mendapatkan informasi.

Terlepas dari itu, sebagai generasi muda, mereka adalah pemilik masa depan. Tak bisa dipungkiri, pada saatnya nanti yang tua akan pergi. Sementara yang muda akan meneruskan estafet perjuangan ini.

Karena itulah, jika serikat pekerja menginginkan gerakan yang berkesinambungan, mau tak mau harus mendekatkan diri dengan kaum milenial.

Inilah yang dilakukan Serikat Pekerja PT Perusahaan Listrik Negara Persero (SP PLN Persero). Sadar bahwa kaum milenial adalah bagian penting dari serikat pekerja, mereka mengadakan kegiatan bertajuk SP PLN Sapa Milenial.

Konsep kegiatan diselenggarakan khas anak muda. Selain tatap muka secara langsung, peserta juga bisa mengikuti kegiatan ini melalui Zoom. Pilihan tempat kegiatan pun menyesuaikan. Di kantor atau di tempat yang nyaman untuk fasilitas pertemuan.

Ketua Umum SP PLN Persero Muhammad Abrar Ali menjelaskan, kegiatan diisi dengan sharing untuk menguatkan posisi serikat dan peran orang muda milenial. Juga disampaikan apa peran SP PLN Persero dalam mempertahankan kedaulatan energi dan kualitas layanan ketenagalistrikan.

“Kami juga menyampaikan peran dan fungsi serikat dalam melindungi dan menyejahterakan anggota dan keluarga. Dalam kesempatan ini, SP PLN Persero mendiskusikan PKB dan isu-isu ditempat kerja,” ujarnya. Lebih dari itu, lanjutnya, dalam kegiatan ini juga disampaikan bagaimana perjuangan serikat pekerja dalam melindungi PLN dari ancaman privatisasi.

Diharapkan, setelah mengikuti kegiatan ini, akan tumbuh kesadaran di dalam diri milenial, bahwa serikat pekerja memiliki peran penting untuk membela, melindungi, dan mempertahankan hak serta kepentingan para pekerja. Untuk itu, program pendidikan dan pelatihan telah dirancang dan disiapkan. Salah satunya TOT untuk mendidik calon trainer serikat yang akan diselenggarakan di Yogya minggu depan.

Tidak hanya pelatihan, SP PLN Persero bersama dengan Gerakan Kesejahteraan Nasional (Gekanas) juga melakukan perlawanan terhadap UU Cipta Kerja dengan melakukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi.

Sekretaris Jenderal SP PLN Persero Bintoro Suryo Sudibyo menambahkan, SP PLN Sapa Milenial sudah berlangsung dua kali. Pertama diselenggarakan di Padang pada 24 Februari 2021, kemudian di Lampung pada 1 Maret 2021.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi internal bagi Pengurus DPP dengan Pengurus DPD, DPC dan DPAC; serta membangun komunikasi langsung yang effektif antara DPP SP PLN dengan grassroot (akar rumput), khususnya kaum milenial,” kata Bintoro.

“Selain itu, sebagai upaya untuk melakukan kaderisasi kepengurusan SP PLN guna mempertahankan eksistensi perjuangan SP PLN Persero dalam memperjuangkan kedaulatan energi, mengawal kepentingan perusahaan dan meningkatkan kesejahteraan insan PLN,” tegasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s